Tags

, ,

Sergey-Brin-and-Larry-PageLarry Page dan Sergey Brin
Pada tahun 1998, kira-kira ketika Cringely dan Gates bertemu, ada beberapa peristiwa penting yang terjadi di Silicon Valley-kawasan seluas ±2.400 kilometer persegi yang membentang di sebelah tenggara teluk San Francisco, dari titik utara Palo Alto hingga ke Santa Clara. Di sana terjadi ledakan dot-com, dan ada dua orang yang baru saja memutuskan untuk berhenti kuliah pascasarjana demi bisa menjalankan perusahaan mereka dari sebuah garasi di Menlo Park.
Kedua orang itu adalah Larry Page dan Sergey Brin, keduanya berusia 25 tahun (sama-sama lahir pada tahun 1973, terpaut 18 tahun setelah Gates dan Jobs lahir), yang sudah berteman sejak mereka kuliah di Stanford University. Mereka memenuhi gambaran anomali yang diungkapkan Malcolm Gladwell di awal bab ini dengan sempurna: mereka pemikir brilian yang telah mengasah keterampilan komputernya melalui proses belajar yang sangat lama. Tapi kesenjangan usia sebesar 18 tahun yang ada di antara mereka dengan Gates dan Jobs, berarti mereka hadir di dunia ketika Internet sudah berkembang, sumber daya komputasi dan konektivitas mobile sudah ada di mana-mana.
Mereka diuntungkan oleh kondisi dunia yang ketika itu komputer sudah mudah didapatkan, semudah memperoleh listrik dari soket listrik, dan saat gagasan bahwa Anda mungkin bisa dihubungi oleh siapa pun, di mana pun, dan kapan pun melalui ponsel adalah perkara yang wajar terjadi. Visi mereka adalah dunia yang amat sangat berbeda, dengan dunia tempat Gates dan Jobs tumbuh dewasa. Ide besar mereka adalah tentang cara menemukan segala sesuatu yang kita inginkan di Internet, sehingga mereka bersama-sama membuat sebuah ‘mesin pencari’. Awalnya mereka ingin menyebutnya ‘Googol’ (istilah angka 10 besar pada bilangan 10 pangkat 100—yang mewakili luasnya jagat Internet, serta sebagai lelucon matematika; Page dan Brin gemar lelucon matematika). Tapi nama itu sudah ada yang pakai. Akhirnya mereka memilih ‘Google’.
Seandainya Gates tahu tentang keberadaan mereka, dia pasti sudah khawatir, setidaknya untuk sesaat. Tapi tentu saja tidak mungkin Gates tahu dengan mudah—kecuali jika dia meluangkan banyak waktu untuk menjelajahi internet. Makalah ilmiah yang menjelaskan bagaimana Google menyajikan hasil pencariannya baru resmi diterbitkan pada akhir Desember 1998; sebuah makalah yang menjelaskan tentang ‘Page Rank’ sistem yang digunakan untuk menentukan peringkat pencarian yang disajikan kepada pengguna—dengan ‘yang paling relevan7 (bila dibandingkan dengan hasil pencarian lain yang ada di Internet) dan menempati peringkat teratas—baru diterbitkan dalam layanan penerbitan online Standford University pada tahun 1999.
Duet Page dan Brin mendirikan Google sebagai perusahaan dimulai pada 4 September 1998, saat mereka menyewa garasi milik Susan Wojcicki. Mereka mendirikan Google dengan bermodalkan cek senilai $100.000 yang diterima pada bulan Agustus dari Andy Bechtolsheim, co-founder Sun Microsystems, yang ditujukan kepada ‘Google Ine’. (Page dan Brin pernah meninggalkan cek itu di laci kamarnya di asrama Stanford, saat mereka mencoba mendapatkan dana lagi dan mencari cara untuk mendirikan perusahaan yang akan dapat menerimanya.
Dari sumbangsihnya itu, Bechtolsheim mendapat sekitar 1 persen laba bisnis Google). Pada waktu itu, situs Google menjawab pertanyaan sekitar 10.000 pencarian per hari; pada bulan September, saat Gates dan Stephens bertemu, Page dan Brin baru saja akan mempekerjakan karyawan pertama di perusahaan, Craig Silverstein. Seperti Apple, Google adalah ikan teri bila dibandingkan dengan pemimpin di bidang mesin pencari — AltaVista, mesin pencari yang telah memperoleh $50 juta dari pendapatan sponsor pada tahun 1997 dan menerima 80 juta hits pencarian per hari.
Meski begitu, pada akhir tahun tersebut, Google dinobatkan sebagai salah satu dari 100 situs teratas versi majalah PC Magazine. Mengingat betapa sedikitnya pencarian yang dijawab oleh Google, itu menjadi pertanda awal tentang hal besar yang akan datang di kemudian hari.

Advertisements